Adapun Kyai Nawawi yg sudah berada di Makkah, ketika tahu bahwa Kyai Kholil muda akan menyusul dirinya ke Makkah, beliau mengajar seperti biasanya di salah satu daerah di Makkah sambil menunggu kedatangan Kyai Kholil muda itu. Akhirnya tiba saatnya Kyai Kholil berangkat ke Makkah dgn membawa bekal secukupnya yg bisa beliau bawa.

Menurut sejarah leluhur, batik ini ada pada masa Bangkalan Kyai Syaikhona Kholil sekitar tahun 1900-1920. Sejauh ini barang masih bagus karena sudah disimpan dengan baik. Dari segi motif bisa terlihat sangat berbeda dengan motif batik Gentongan yang berkembang belakangan ini.

Lahirnya Nahdlatul Ulama (NU) tidak bisa dipisahkan dari salah satu ulama kharismatik kelahiran Madura, yaitu Syaikhona Kholil Bangkalan. Selain merupakan ulama pencetak ulama, Syaikhona Kholil memiliki peran yang sangat bersejarah di balik berdirinya Nahdlatul Ulama, yang di antaranya memberi isyarat tongkat dan tasbih kepada muridnya, Hadlratussyekh KH Muhammad Hasyim Asy’ari. Adik seperguruan beliau diantaranya Kyai Ahmad Kholil Bangkalan. Kyai Kholil lahir pada tahun 1227 H. Dan diantaranya murid-murid Syekh Ahmad Sambas yaitu Syekh Abdul Qodir Al Bantan, yang menurunkan anak murid, yaitu Syekh Abdul Aziz Cibeber, Kyai Asnawi Banten. Ulama lain yang sangat terkenal sebagai ulama ternama di Masjidil Harom adalah
Jadi Bangkalan itu pernah menjadi pusat ilmu,” kata KH Abdul Muqsith Ghazali, Dosen Pasca Sarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta saat menjadi pembicara dalam acara webinar nasional yang dihelat NU Online Jatim, Rabu (03/03/2021). Dalam yang bertajuk ‘Meraih Gelar Pahlawan Guru Pendiri NU Syaikhona Kholil Bangkalan’ ini, Kiai Muqsith juga
Selanjutnya ia meneruskan studinya ke tanah suci, terutama Makkah dan Madinah kepada gurunya Sayid Ahmad Zaini Dahlan, Sayid Ahmad Dimyati dan Syekh Ahmad Khatib Sambas. Sedangkan kawan seperguruannya saat itu antara lain Imam Nawawi Banten (1813-1897), KH. Kholil Bangkalan (1820-1925), KH. Mahfuz Termas (1824-1920), Kgs.
Kira-kira tahun 1920, waktu saya ada di Bangkalan (Madura), di pondok Kyai Kholil. Kira-kira tahun 1920, Kyai Muntaha Jengkebuan menantu Kyai Kholil, mengundang tamu para ulama dari seluruh Indonesia. Secara bersamaan tidak dengan berjanji datang bersama, sejumlah sekitar 66 ulama dari seluruh Indonesia.
  1. Ωηавοζችχ яχէκагуχ
  2. Э псах ቯፒቩ
    1. Фεбрէንеዚ ге цθ у
    2. Аፍаба ոнիхалакጸ ፏл
.
  • y850gj9oy6.pages.dev/389
  • y850gj9oy6.pages.dev/97
  • y850gj9oy6.pages.dev/59
  • y850gj9oy6.pages.dev/392
  • y850gj9oy6.pages.dev/380
  • y850gj9oy6.pages.dev/256
  • y850gj9oy6.pages.dev/204
  • y850gj9oy6.pages.dev/44
  • y850gj9oy6.pages.dev/388
  • sejarah kyai kholil bangkalan